Selasa, 14 Maret 2017

Camera Path, Lighting, and Material


Prak 02 – Camera Path, Lighting, and Material
1. Tujuan
Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Camera Path, Lighting, Material. Camera path diimplementasikan menggunakan spline. Lighting menggunakan Physical Sky dan Area Light.
2. Alat
Adobe Illustrator CS6
Maxon Cinema 4D R17
Quicktime
3. Bahan




4. Dasar Teori
 1. Jelaskan perbedaan antara motion guide pada flash dengan camera path ?
                 Animasi motion guide adalah animasi yang mempunyai gerakan sesuai dengan jalur yang kita buat. Animasi ini merupakan lanjutan dari animasi motion tween. Animasi ini sangat cocok digunakan untuk jenis animasi yang membutuhkan ketelitian dalam pergerakan yang dikehendaki atau sesuai keinginan pembuat animasi.
Perbedaan Antara Motion Guide Pada Flash Dengan Camera Path Motion guide yang ada pada flash biasanya digunakan untuk membuat animasi yang mengikuti sebuah lintasan tertentu. Disini yang bergerak adalah objeknya. Sedangkan pada camera path yang digunakna pada cinema4D yang bergerak merupakan arah penglihatan terhadap objek dari sisi depan kamera.
2. Jelaskan perbedaan antara Physical Sky dan Area Light!
Physical Sky dan Area Light Physical Sky merupakan proses yang sama sama memberikan efek cahaya pada praktikum kali ini. Tetapi yang membedakan dari physical sky adalah dia seolah olah seperti langit beserta sumber cahaya yaitu matahari , yang dapat diatur waktu sesuai keadaan di bumi. Jika kita mengatur pada pukul 00.00 maka yang terlihat bintang bintang serta bulan, pada pukul 05.30 akan Nampak fajar matahari terbit yang berwarna keemasan, serta di tengah hari pukul 12.00 akan sangat terang dengan warna langit biru muda. Sedangkan area light merupakan proses pemberian cahaya tertentu terhadap objek pada bagian tertentu dan bisa diibaratkan seperti penambahan flah eksternal pada proses fotografi.
3. Jelaskan yang dimaksud material dan beri contoh penggunaannya ?
Material merupakan Proses pemberian warna, tekstur, dan pengaturan lain seperti specular diffuser dll dengan menggunakan tools material. Langkah ini merupakan bagian terpenting dalam pembuatan design 3D. karena kita bisa membuat bagian detail dari objek sehingga nampak lebih nyata 
5. langkah Praktikum
a. Pergerakan camera menggunakan Camera Path, lebih spesifik lagi disebut dengan spline.

b. Menambahkan Lighting menggunakan Physical Sky

c. Menambahkan Lighting menggunakan Area Light

d. Menambahkan Material

6.     hasil setiap percobaan
a. Pergerakan camera menggunakan Camera Path, lebih spesifik lagi disebut dengan spline.

b. Menambahkan Lighting menggunakan Physical Sky

c. Menambahkan Lighting menggunakan Area Light

d. Menambahkan Material

8. Kesimpulan

Setelah mengikuti langkah langkah dari modul akhirnya saya ertambah ilmu tentang pembuatan desain 3D.kesuitan saya di praktikum ini adalah pada saat penataan cahaya area light. Di bagian itu saya masih belum bisa menemukan posisi serta intensitas cahaya yang sesuai terhadap logo pens. Sehingga efeknya setelah di render hasilnya warna terlihat buram dan tidak

9. Daftar Pustaka
http://www.mohhasbias.com/prak-02-camera-path-lighting-and-material/




Selasa, 07 Maret 2017

3D Pens Logo 360 degrees (Turn Table Animation)

3D Pens Logo 360  degrees
(Turn Table Animation)
1. Tujuan
         Perkenalan dengan dunia 3D melalui pembuatan animasi object berputar 360 derajat atau disebut juga turn table animation.
2. Software
Adobe Illustrator CS6
Maxon Cinema 4D R17
quicktime 7.7.9
Camtasia studio 8.6

3. Bahan
logo PENS

4. Dasar Teori
a. Apa itu tracing ?
Tracing adalah teknik penggambaran cepat, baik secara manual atau digital. Tracing adalah jawaban untuk tuntutan proses produksi yang berpacu dengan waktu. Tanpa tracing, barangkali tak akan ada printing tekstil, screen printing, atau air brush style sekalipun. Tracing adalah teknik penggambaran cepat, baik secara manual atau digital. Tracing adalah jawaban untuk tuntutan proses produksi yang berpacu dengan waktu. Tanpa tracing,  barangkali tak akan ada printing tekstil, screen printing, atau air brush style sekalipun. Beberapa software misalnya, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Corel Draw, Zara X ataupun software khusus tracing seperti Corel Trace dan bahkan Adobe Illustrator keluaran CS versi 1 ke atas sudah menanamkan tool live trace di programnya yang mampu mengkonvert gambar menjadi vector dalam hitungan detik.
b. Perbedaan animasi 2D dan 3D
Animasi 2D
          merupakan dimensi panjang dan lebar dalam satu bidang datar, jadi hanya ada panjang dan lebar saja tanpa adanya dimensi tebal. Bidang dua dimensi dapat digambarkan dengan sumbu X dan Y. Agar dapat tampil dengan sempurna, gambar yang akan ditampilkan dengan teknik ini harus memiliki nilai koordinat x dan y minimum 0 dan maksimum sebesar resolusi yang digunakan.
Macam-Macam objek 2D :
Line, Circle, arc, polygon, text,section, rectangle, ellips, star, helix

Animasi 3D
           Merupakan adanya dimensi tebal pada gambar sehingga menjadikan gambar jauh lebih nyata dari pada gambar dua dimensi. Biasanya bidang tiga dimensi dinyatakan dengan sumbu X Y dan Z. Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam video card itu sendiri (bukan berasal dari software) untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game komputer. Konsep tiga dimensi atau 3D menunjukkan sebuah objek atau ruang memiliki tiga dimensi geometris yang terdiri dari: kedalaman, lebar dan tinggi. Contoh tiga dimensi suatu objek / benda adalah bola, piramida atau benda spasial seperti kotak sepatu.
          Karakteristik 3D Mengacu pada tiga dimensi spasial, bahwa 3D menunjukkan suatu titik koordinat Cartesian X, Y dan Z. Penggunaan istilah 3D ini dapat digunakan di berbagai bidang dan sering dikaitkan dengan hal-hal lain seperti spesifikasi kualitatif tambahan (misalnya: grafis tiga dimensi, 3D video, film 3D, kacamata 3D, suara 3D). 
Macam-macam objek 3D : Box, sphare, cyllinder, tube, pyramid,hedra
c. Perbedaan animasi 2D di flash dan cinema 4D
         Dalam pembuatan animasi 2D di aplikasi flash kita tetap menggunakan objek berbentuk 2D, bahkan pada saat di render pun hasilnya juga animasi 2D. namun ketika kita membuat animasi 2D melalui cinema 4D ketika kita modeling objek animasinya menggunakan 3D modeling, lalu waktu rendering kita membuatnya menjadi animasi yang terlihat 2D walaupun modelnya berbentuk 3D.

5. Langkah Praktikum

Berikut adalah beberapa langkah yang digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum

1.Tracing Logo menggunakan illustrator
2. Membuat logo 3D menggunakan Cinema 4D dari file illustrator
3. Membuat animasi 360 derajat 
4. Merender animasi ke dalam file movie dengan quuick time (mov)
6. Hasil Tugas Praktikum

7. Screen record final

8. Kesimpulan
        Pada praktikum pertama ini, saya bisa mengerti dengan mengoperasikan langsung software cinema 4d. Dengan langkah awal kita harus tracing logo pens di adobe illustrator, lalu kita imporkan file tersebut di dalam cinema 4D untuk kemudian dioperasikan menjadi model 3D. kemdian di perhalus sisi sisinya serta dirotasikan secara horizontal sebesar 360. setelah itu dirender kedalam bentuk avi.
9. Referensi